Kisah horor Ditelepon Hantu Teman Yang Sudah Meninggal Yang Aku Alami Beberapa Waktu Lalu
Hai, Perkenalkan namaku Arif Sunaryo. Ini adalah kisah horor Ditelepon Hantu Teman yang sudah meninggal yang aku alami beberapa waktu lalu. Malam itu, tiba-tiba aku yang mendapatkan pangilan telepon dari nomor yang tidak kukenal. Pada saat aku angkat, ternyata yang menelepon adalah teman sekolahku dahulu yang bernama Roy Sudrajat.
“Halo, Arif? Ini Roy teman sekolahmu dulu. Masih ingat, kan?” ujarnya pada saat telepon baru kuangkat. “Oh, iya, Roy. Ada apa, ya tumben?” jawabku.
Tentu saja aku ingat sekali sama Roy Sudrajat. Masa sekolahku yang terasa seperti masuk neraka karenanya pada saat itu. Ya, setiap hari selama hampir tiga tahun, aku yang terus dirundung dan dibully oleh dirinya dan juga teman-teman satu geng-nya. Aku dipalak, ditampar, dipukul, diludahi, bahkan hingga yang sering ditelanjangi semasa waktu sekolah dahulu.
Aku pun tidak tahu bisa dari mana dia yang tahu nomor hpku sekarang karena pas seusai lulus sekolah, aku langsung pergi untuk pindah dari kota tempat tinggalku.
“Enggak, Rif. Aku hanya ingin bilang Kalau aku meminta maaf karena sewaktu semasa sekolah dahulu selalu yang menyiksamu,” ujar Roy.
Oh, iya, tidak apa-apa, Roy. Aku juga sudah lupa lama, kok,” balasku diiringi dengan tawa palsu.
Bagaimana mungkin aku bisa melupakan hal-hal yang aku alami pada saat sekolah dahulu? “Aku benar-benar minta maaf ya, Rif. Aku tahu apa yang kulakukan dahulu sangatlah salah dan aku sangat menyesal telah yang melakukannya,” ucapnya.
“Iya, tidak apa-apa, Roy,” jawabku singkat agar teleponnya bisa segera untuk berakhir. “Ya sudah, Rif. Maaf mengganggu malam-malam, ya.
Sekali lagi, aku minta maaf,” ucapnya lirih.
Aku pun langsung menutup teleponnya setelah itu dan tidak terbersit samasekali kalau aku Ditelepon Hantu Teman yang sudah meninggal.
Keesokan harinya, aku mendapat kabar yang sangat mengejutkan dari salah satu teman sekolahku dahulu. Dia mengatakan bahwa Roy Sudrajat telah meninggal karena kecelakaan dua hari lalu.
“Hah Bagaimana mungkin? Semalam dia baru saja meneleponku?” pikirku dalam hati.
Aku memilih untuk tidak menceritakan Ditelepon Hantu Teman Roy yang sudah meninggal kepada temanku tersebut. Siapa yang akan bisa percaya dengan ceritaku? “Mungkin dia benar-benar yang telah menyesal atas apa yang dilakukannya. Semoga kau tenang di sana ya, Roy,” gumamku.

