Penampakan Sosok Hantu Di Rumah Warisan Angker Ternyata Begini Kisahnya..
Bagaimana jadinya jika Rumah Warisan Angker Anda yang akan menempati? Mendapat warisan sebuah rumah tentu suatu hal yang menggembirakan bagi semua orang. tidak perlu pikir lagi untuk menyimpan uang supaya kelak bisa membeli rumah.
Tejo merupakan nama samaran ( anak tunggal ). orang tuanya meninggal saat dia memasuki usia kepala tiga. Dulunya rumah tersebut ialah milik kakek neneknya.
Bangunan yang akan ditempati ini masih menjaga bentuk klasik. Kalau dilihat dari lantai serta atap yang tinggi dengan jendela pintu dua yang terletak di dusun tempak.
Penampakan mulai terlihat saat Tejo sendirian mendiami tempat tinggalnya. Berbeda pada saat kedua orang tuanya masih ada, tidak pernah terlihat penampakan menyeramkan seperti saat ini.
Pertama kalinya ia melihat penampakan pada saat malam malam sendirian, saat sibuk menyantap masakannya, ia merasakan hawa dingin mulai menyelimuti kulit tubuhnya, sehingga matanya berputar untuk melihat sekeliling ruangan.
Betapa terkejutnya ia ketika melihat sosok wanita dalam kondisi tergantung tali tambang dibagian leher dan matanya yang mendelik bak sedang tercekik.
Penampakan kedua yang Tejo alami saat ia sedang bersantai sendirian di teras Rumah Warisan Angker, ia melihat sosok lelaki tua yang sedang berjalan dan membawa kepala di sebelah tangan kirinya.
Bukan hanya itu, pada malam hari ia juga melihat penampakan sosok lelaki yang sama sedang berdiri membelakangi Tejo dengan kondisi tidak ada kepala dan mengenakan jubah hitam.
Awalnya Tejo tidak percaya akan hal tersebut dan menganggap semua ini hanyalah halusinasi dirinya. Lantaran banyak masalah yang ia pikirkan dan kelelahan dalam dirinya. Namun penampakan yang ia lihat bukan hanya terjadi sekali ataupun dua kali saja.
Setiap minggu hampir melihat penampakan kedua sosok itu. Memang tidak setiap harinya, namun yang pastinya sangat mengganggu pikiran. Jadi Tejo memutuskan untuk mencari tempat kost sementara waktu.
Lantaran bangunan tersebut merupakan warisan turun temurun dan dianggap sebagai amanah, jadi tidak bisa ditinggalkan gitu aja, apalagi sampai dijual sungguh hal yang tidak mungkin.
Tejo segera mengambil tindakan, ia mencari orang yang memiliki pengalaman dalam bidang tersebut dan menanyakan perihal sosok penampakan hantu yang ada di kediamannya.
Orang pintar ini mengungkapkan bahwa hantu wanita yang tergantung tali dilehernya merupakan mantan pekerja (ART) yang pernah membantu pekerjaan rumah pada masa kakek neneknya dulu, begitu juga dengan sosok hantu lelaki yang menenteng kepalanya.
Dari orang pintar ini menceritakan kisah keduanya, wanita yang menggantung di atap kayu rumah itu meninggal karena bunuh diri. Sedangkan lelaki yang mengenakan jubah hitam itu meniggal lantaran terjadi perampokan dan kepalanya di parang oleh para perampok di kediaman kakek neneknya.
Sebagian besar orang percaya dan tidaknya akan hal tersebut, namun Tejo mempercayainya lantaran dirinya yang menempati Rumah Warisan Angker tersebut. Dan setelah melakukan ruwatan di rumahnya, kedua sosok hantu ini sudah tidak pernah terlihatl lagi.

