Cerita Hantu Anak Kecil Di Jalur Camping Gayatri
Hai, perkenalkan, namaku adalah Dicky Syahputra Wicaksono. Ini ialah cerita horor mengenai hantu anak kecil yang aku alami pada saat berkemah di Camping Gayatri, Bogor, Jawa Barat. Pada awal cerita, aku dan kedua temanku Jovan dan Tono berangkat dari Jakarta pada pukul
21.00 WIB. Kami bertiga berangkat langsung dari kantor. Kami berhenti sejenak di salah satu rest area. Jovan dan Tono turun mobil untuk membeli beberapa logistik.
Setelah logistik berhasil terbeli, kami pun melanjutkan perjalanan. Kami pun sampai di Camping Gayatri pada pukul 00.30 WIB. Jovan dan Tono langsung pergi menuju ke tempat bagian pendaftaran. Kami juga meminjam beberapa matras agar untuk keperluan berkemah.
Kami mulai berjalan untuk menuju lokasi berkemah pada pukul 01.00 WIB pas. Tono yang memimpin kami memanjatkan doa. Awal perjalanan masih yang berjalan dengan sangat lancar. Tono memimpin di depan, aku di tengah, dan Jovan di bagian belakang.
Setelah 5 menit berjalan, aku pun melihat sikap Jovan yang menjadi aneh. Dia terus-terusan untuk melihat ke bagian belakang. Mukanya terlihat panik. Namun, dia berusaha untuk tetap bisa tenang. Aku menunggu Jovan di batu-batuan yang tertata di pinggir jalur. Aku terus melihat Jovan yang terlihat sangat ketakutan. "Ada apa, Jo?" tanyaku.
"Ada banyak hantu anak kecil di belakangku," ujar Jovan. Mendadak bulu kudukku langsung berdiri semua. Sebab, tidak ada satu pun orang yang terlihat di belakang Jovan.
Aku berusaha untuk bisa menenangkan Jovan. Aku memintanya untuk tidak melihat ke belakang lagi. Jovan mengiyakan permintaanku. Kali ini, dia yang berada di posisi tengah, aku di bagian belakangnya.
Perkataan Jovan ternyata benar. Aku mendengar suara ramai langkah kaki disertai tawa hantu anak kecil di belakang. Saat itu, aku langsung berhenti.
Aku diam sejenak dan langsung memanjatkan doa untuk memohon perlindungan kepada Tuhan. Setelah itu, aku melanjutkan perjalananku menuju tempat kemah.
Alhamdulillah, kami sudah yang tidak diikuti oleh banyak hantu anak kecil lagi. Kami sampai di tempat kemah dengan selamat. Rasa takut kami pun akhirnya bisa mulai pudar pada saat melihat ramainya pengunjung.

